Bercinta Paska Liburan

DuniaSex99September 28, 2018

Cerita Sex ini berjudul ”Bibi Lintik, Pemilik Warung yang Ramah” Cerita Dewasa,Cerita Hot,Cerita Sex Panas,Cerita Sex Bokep,Kisah Seks,Kisah Mesum,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Janda,Jilbab,Terbaru 2019.

 

Duniasex99 – Perkenalkan namaku Nugroho (nama samaran). Saya bekerja di suatu pabrik di kota B. Saya bekerja di sana sdh hampir 1 thn. Saya adalah seorang pria single berusia 20 thn dgn tinggi 170 cm dan berat badan 65 kg.

Setiap thn pabrik selalu mencutikan karyawan selama satu minggu dan inilah saatnya para karyawan berlibur. Aku merencanakan berlibur sendiri di pantai. Jd aku langsung pulang setelah mendapat gaji dari atasan dan merapikan baju ke koper untuk ke pantai. Aku menggunakan bis untuk pergi ke pantai. Perjalanan sangat cepat setelah hanya memakan waktu setengah jam.

Setelah sampe di pantai, aku mengambil koperku ke tempat resepsionis dan memesan hotel untuk istirahat. Tp aku terkejut ketika seseorang bangun dari tempat duduknya. Dia adalah wanita yg sangat cantik dgn tubuh tinggi sekitar 160 cm. Aku agak terbengong sejenak dan tiba-tiba…

Ada yang bisa saya bantu pak? tanya cewek itu.
Mmm Saya ingin memesan kamar. Jawabku.
Mau pesan yg mana pak?, disini ada 3 macam kamar. tanya lagi dgn menunjukan papan harga tiga kamar.

Aku agak bingung memilih kamar karena aku terpesona oleh kecantikan cewek ini.

Saya ingin kelas menengah saja. Jawabku setelah berusaha menghilangkan melamunnya.

Harganya Rpxxxxxx. Jawab cewek itu. Lalu aku membayar uang tersebut.

Pada saat dia mengetik komputer resepsionis, aku sengaja melihat namanya yg menempel di baju sakunya. Lia namanya. Aku jg lihat tubuhnya dan aku menggelengkan kepalaku sambil berpikir, Benar benar sempurna.

Walaupun dia menggunakan jas seperti layaknya karyawan tp tubuhnya sangat seksi. Aku terus bengong sambil menunggu dia selesai mengetik. Akhirnya dia mengangkat kepalanya dan mengasih kunci itu sambil berkata, Selamat menikmati hotel kami.

Aku mengambil kunci itu dan naik ke kamar hotel. Sesampai di kamar hotel, aku berbaring di ranjang dan memikirkan perempuan tersebut. Tp lama-kelamaan aku jd mulai terangsang dan burungku berdenyut ingin keluar dari sarangnya. Aku ingin berusaha untuk tdk memikirkan yg tdk-tdk, tp burungku terus berontak ingin keluar. Jd aku melorotkan celana jeans dan celana dalamku sampai ke paha. Muncullah Elang tanpa sayap yg tegak itu. Aku mulai memegang k0ntolku sendiri sambil memikirkan perempuan tersebut. Aku tdk tahan dan mulai mengocok k0ntolku sendiri dgn irama pelan. Setelah mengocok lama, aku merasakan kamarku menjd panas jd aku berdiri dan berhenti sejenak untuk melepaskan semua pakaian.

Aku ingin memulainya lagi tp tiba-tiba ada orang yg membuka pintu kamarku. Aku sangat kaget dan berusaha memakai bajuku tp seseorang terlanjur melihatku. Ternyata perempuan lain yg tak kukenal tp sangat cantik. Kami saling bertatapan sejenak dan perempuan itu mulai bicara.

Ap..akah. in..i kamar no.xxx?

Aku terkejut mendengar perkataannya karena biasanya perempuan langsung menutup pintunya kalau melihat tubuh telanjang lawan jenis.

Aku bingung harus menjawab apa karena takut salah. Masih dalam keadaan telanjang aku memberanikan diri dan menjawab, Tolong anda masuk dan tutup pintunya dulu.

Aku mulai merasa sangat kacau karena aku tdk tahu apa yg kukatakan benar atau salah.

Perempuan itu tersenyum dan masuk ke dalam kamarku. Setelah menutupi pintu kamarku, dia bertanya lagi.

Apakah ini kamar no.xxx? Aku sangat pusing melihat keadaan sekarang dan bermaksud untuk lari tp aku tdk bisa lari.

Aku menghembus napasku dalam-dalam dan berkata, Ini.. bukan.. kamar xxx.

Setelah mendengar jawabanku, dia tdk pergi malah mendekatiku dan berkata, Kenapa kau masih dalam keadaan telanjang?

Setelah mendengar perkataan itu, aku masih bingung sekaligus terangsang seolah ingin cepat-cepat bergumul dgnnya tp jg takut karena belum pernah melakukan hubungan dgn lawan jenis.

Tangan kanan perempuan itu mulai memegang badan bidangku dgn usapan kecil. Aku masih belum tahu apa yg harus kulakukan. Tangan kirinya memegang alat vitalku dan bertanya, Apakah kau pernah melakukannya?

Baca Juga :   Cerita Sex Ngentot Pacar Dan Ibu Nya Yang Mengoda

Aku tdk menjawab dan langsung mencium bibir mungil itu secara acak-acakan. Dia pun mulai membalasnya. Aku kaget dgn reaksiku sendiri karena aku tdk memerintahkan untuk mencium.

Dia mulai mengeluarkan lidahnya dan mencari lidahku. Aku jd mulai membalasnya. Setelah beberapa saat kami ciuman, dia melepaskan ciumannya dan berkata di dekat telingaku, Tenang saja kita akan bersenang senang.

Dia membuka semua bajunya dan melempar di lantai. Tampaklah bukit kembar yg lumayan besar dan garis feminimnya dgn sedikit berbulu. Aku menelan ludah setelah melihat tubuh wanita yg begitu indahnya tepat di depan mataku. Dia mendorongku ke tempat ranjang dan aku jatuh terbaring di ranjang. Dia datang dan mulai mengusap elangku.

Ahh Gunamku.
Apakah enak mas? Tanya si cewek.
En..ahhkk. belum sempat aku menjawab, dia sdh memasukin k0ntolku ke dalam mulutnya.

Dia masih mengulum k0ntolku yg membuatku merem-melek dgn napas yg tdk teratur.

Ahhhkkkkk. Ahhhkkkkk Ahhhkkkkk.

Aku mengerang saat lidahnya menjilati lubang k0ntolku.
Dia terus menjilati lubang k0ntolku jd rasanya seperti mau cepat cepat keluar.
Setelah beberapa saat, aku mulai merasa gatal dan berdenyut di sekitar k0ntolku.

A..khhhhu ti.d..ahkk khh..uu..aaaatttt. Teriakku.

Aku langsung menyemburkan cairan kejantananku ke dalam mulut perempuan itu.

Cairan yg kukeluarkan sangat banyak tp sepertinya perempuan itu menelan sebagian spermaku. Badanku langsung terasa lemas dan serasa ingin tidur.

Mas jangan tidur dulu dong mas!! teriak cewek itu sambil menepuk dadaku.

Aku terbangun dan ingat bahwa aku sedang melakukan hubungan.

Ak..u be..nar be..nar di..buat kamu pingsan, eh ngo..mong ngomong kamu siapa?

Aku berbicara setelah ingat bahwa aku ingin tahu siapa dia.

Kalo mas ingin tahu siapa aku, kau harus melakukannya sekali lagi, setuju tdk? tantang cewek itu.
Iya deh. jawabku dgn lebih percaya diri dan langsung bangun dari tempat tidur untuk melakukan seksual.

Aku membalikkan badan cewek itu menjd tidur berbaring dan langsung menjilat payudaranya mulai dari kiri dan menekan jari telunjuk ke punting kanan cewek itu.

Ahh.. Gunam cewek itu.

Aku terus menjilat puting kirinya cewek itu dgn lembut dan menghisap sambil menggoyangkan jari telunjuk kiri ke puting kanannya. Ini membuat dia merem-melek.

Ahhhh geli. geeelliiiii ahhh. Masssss, rintih cewek itu dgn suara menggoda.

Aku yg tadinya sdh kecapean mulai terangsang lagi setelah mendengar suara merdu yg mengoda. Aku terus menjilati kadang-kadang mencium, menghisap dalam-dalam supaya ingin merasakan nikmat puting susu seorang wanita. Setelah puas dgn puting kiri, aku menghisap yg kanan. Ini kulakukan berulang kali sampai payudaranya basah penuh oleh cairan ludahku. Tangan kananku mulai menurun dan memegang bagian feminim wanita tersebut. Aku mencoba memegangnya dgn seluruh tangan tetapi wanita tersebut menolaknya dgn merapatkan kedua pahanya. Aku ingin berusahanya tetapi dia mengatakan sesuatu diiringi dgn rintihan.

Mass jangan duuullluuuuu mas
Sayyaaa massiihhh pe..rrraaaa.wwa.aannn, kata cewek itu.

Aku tdk perduli dgn rintihan tersebut dan mencobanya dgn mencium bibirnya dgn tangan kiriku masih memijit bagian kanan puting wanita tersebut. Setelah mencium bibir tersebut aku menulusuri leher wanita tersebut.

Gellllliiiiii.. ahhhhh ngillluuuu, rintih wanita tersebut.

Aku ingin sekali rasanya untuk cepat-cepat menghabisinya tetapi aku masih bingung harus merangsangkan bagian mana lagi supaya dia terangsang. Jd aku mendekatkan kuping wanita itu dan mengatakan sesuatu.

Sayang, saya ingin sekali mencicipi keharuman femini mu.
Tuunnnnngggguuuuu Masssssss Ahhhh, jawab Cewek itu.

Tetapi kata-kata tersebut mulai melemah dan pada saat tangan kananku mulai membuka bagian paha cewek itu, dia sepertinya tdk menolak. Dia membuka pahanya dan aku mulai merasakan kehangatan bagian bawah cewek tersebut. Aku mulai memegangnya dgn telapak penuh dan mengerakannya naik turun dgn irama pelan.

ShhhhhShhh, Cewek itu merintih.
Hhhhhh hhhhhh.

Aku memberanikan diri dan mulai mengosokkan memeknya dgn agak cepat sambil menghisap putingnya sangat dalam. Ini membuat dia tambah terangsang dan aku mulai merasakan lembab memek perempuan tersebut. Aku melepaskan ciuman tersebut dan langsung menurun ke bagian feminim tersebut. Aku mengendus dan merasakan keharuman yg tdk pernah aku rasakan sebelumnya. Aku pun memulainya dgn jilatan kecil di permukaan memek yg membuat napasnya tdk teratur.

Baca Juga :   Pemerkosaan Pembantuku Yang Semok Dan Montok

Hhhhh hhhhhh
A..ku ahhhhhh ssssshhhh

Cewek itu sepertinya ingin mengatakan sesuatu tetapi aku tdk memperdulinya dan menjilatinya dgn lebih cepat. Aku menjilatinya terus-menerus sampai aku mulai merasakan ada sesuatu yg seperti bola kecil mencuat keluar. Aku tdk mengerti dan coba untuk menjilatinya tp tiba-tiba.

Ahhhhkkkkk Ge..lllllliiiiii.. niiikkk Ahhhhhmat ahh.

Cewek itu merintih lebih keras seolah-olah ingin minta tolong pada seseorang. Aku pun mengerti ternyata dia merasa nikmat kalau dijilat di daerah situ. Dia mulai menjambak kepalaku yg membuatku kesakitan tp aku tdk ragu-ragu lagi dan mulai menjilatinya terus-menerus sampai tiba-tiba aku mendengar sesuatu, Ahhhhh..kk Akuuuu iiiiinnngggiiinnn kkkkeeeelllluuuuaarrr.

Bersamaan dgn suara itu, aku merasa ada cairan yg keluar sangat deras. Kepalaku pun dijepit erat-erat yg membuatku tdk bisa bergerak. Aku merasa sesak napas karena tdk ada ruangan yg bisa buat bernapas.

Aku diam sejenak untuk mengetahui apa yg terjd. Setelah beberapa saat, tangan yg memjambakku mengendor dan kaki yg menjepitku pun melepas. Aku mengangkat kepala dan lihat matanya mulai terbuka.

Ma..sss kamu hebbaattt. Ujar cewek itu.
Kamu jg hebat sayang. Jawabku.
Masss, kau tahu tdk bahwa kau salah kam..ar? Tanya cewek itu dgn suara lemas.

Aku agak bingung dan berbicara kembali, Ini kan kamar yyy.

Tidak, Ini kam..arxxx. tutur cewek itu. Aku kaget setengah mati dan baru mengerti bahwa akulah yg salah.

Nama kamu siapa sayang? Aku tanya dia setelah tenang dgn memegang pipinya.
Aku ada..lah Cellia. Jawabnya.
Apakah kau mau jd istri saya? Tanyaku.
Kau be..nar be..nar nak..al. Jawabnya.

Setelah menjawab itu, aku langsung mencium bibirnya dan memulai permainannya lagi. Aku mengeluarkan lidahku dan mencari lidahnya untuk dimain. Dia pun membalasnya dgn penuh nafsu.

mmmppp mmmmmhhhh, itulah suara yg dikeluarkan waktu lidah kami beradu.

Aku terus memainkan lidahnya sambil kuangkat setengah badannya. Keadaanku sekarang lebih tenang dibanding yg tadi jd aku melepas ciumannya dan dgn santai menjilati lehernya naik turun.

AaaaHhhhhh  aaaahhhhh, itulah suara cewek yg lagi mendesah.

Permainan di leher sdh cukup untukku dan aku bermaksud untuk mulai lagi di bagian dadanya. Aku turun dan mulai menghisap payudara kirinya. Aku menyedot, mencium, mengendus payudaranya. Sedangkan tanganku mulai lagi memijit kanan payudara indah itu. Aku menghisap terus-menerus sampai payudara kirinya basah kuyup dan aku pun berpindah lagi menghisap ke puting kanan. Aku mengulang terus-menerus dari kiri ke kanan, dan kanan ke kiri.

AAAAhhhh AAAAhhhhh AAAAhhhhh GEEELIIIIIII NGILUUUU, itulah katakata yg terulang terus-menerus.

Maassssss co.bbbaaa mmaa..sssuuuukkkiiiinnn mmm..aaaa..ssss
Akkkuuuuu suuu..dd..ahhh siiiaaapppp Akhh.

Sepertinya kata itu mulai muncul ketika aku mengigit kecil di puting kanan cewek itu. Aku masih belum ingin menancap gas karena pikiranku sdh agak tenang, aku ingin dia merasakan kehebatan permainanku.

Tetapi dia sangat ganas. Dia membalikan tubuhku dan menindihnya di atas tubuhku. Aku tdk bisa apa-apa dan mengikuti permainannya. Dia menunduk dan menjilati putingku.

Ahhhkk Ahhhh, desahku sambil berusaha mengangkat kepalanya. Tetapi dia melarang dan menepis kedua tanganku. Setelah menjilat sebentar putingku, dia duduk memegang k0ntolku dan berusaha memasukinya ke dalam liang memeknya. Astaga, ini perempuan masih perawan tp berani memasukinya, benar benar lihai, pikirku.

Saat memasuki ke dalam liang memeknya, aku mengalami kesulitan. Aku merasa susah sekali memasukinya. Dia mulai menekan sedikit demi sedikit dan akhirnya masuk setengah. Setelah memasukinya, dia mulai mengenjot dgn irama pelan.

Ahhh Ahhh, kami berdua mendesah secara bersama.

Aku merasa sepertinya ada sesuatu yg menyentuh seperti dinding di dalam memeknya tetapi aku tdk tahu apa itu karena yg kurasakan saat itu hanyalah nikmat. Aku mulai mengangkat pinggulku untuk menusuknya lebih dalam.

Baca Juga :   Memuaskan Istri Orang

Ahhhh Ahhhh,  kami terus mendesah tdk beraturan.

Permainan yg menyenangkan ini kuteruskan dgn irama agak cepat tp sepertinya cewek itu agak kesakitan.

A.dduu..hhh sssaakkkkk..iiiitttt
Say.., ke..na..pa? Tanyaku.
Akuuu suudddaah Ahhhhh, Jawabnya terhenti.
Ke..na..pa? Tanyaku penasaran.
ttiiiddaakkk peraawwa..nnn, Lanjutnya lagi.

Pada saat bersamaan dgn teriakan itu, aku merasakan seperti menembus sesuatu dan aku sadar pada saat darah mengalir di daerah perutku. Ternyata aku telah meregut keperawanan gadis itu.

Celaka, aku tdk sadar bahwa dia masih gadis karena saya terlalu keasyikan bermain, Pikirku.

Pada saat yg sama, pikiranku jg merasakan menyesal sekaligus nikmat.

Mau gimana lagi, nasi sdh jd bubur!

Aku diam sejenak untuk menenangkan situasi. Setelah agak tenang, perempuan itu melihat ke arahku dgn agak merangsang sambil menekan dadaku dan mulai mengenjotnya lagi. Aku pun tersenyum dan mengetahui bahwa dia tdk menyesal kehilangan kegadisannya.

Ahhh Ahhhhhh, kami mulai lagi mendesah hebat ketika enjotannya semakin cepat.
A.yooo masss, Dia mengatakan itu sambil mendesah.
massuuukkkiinn ahhh ke.. daaaalaam, Dia terus berusaha mengatakan sesuatu.
akkk.uuuu in.giiin mera.a..saa..kan elangaahhhh bbeee..sss..aaa..rrr.

Aku tdk begitu jelas apa yg dia katakan, tetapi saya tahu bahwa dia menikmatinya karena dia terus mengenjotnya dgn irama lumayan cepat dibanding tadi. Maraton yg melelahkan masih terus berlanjut, permainan ini kurasakan sangat lama sampai aku mulai merasa ada yg berdenyut lagi di sekujur burungku.

Celliiaa, akkkkuuu ahh iinnngggiinnn kkkeee..lllluuaaarrr, aku berbicara sambil memegang pinggul perempuan itu.

Sayyaa jjjuuu.gggaaa ttiiiddaakkk.aahhhhh ttaahhaaannn, suara histeris perempuan itu mulai kencang.

Tiba-tiba aku merasakan ada cairan banyak yg keluar dari liang tersebut dan memuncratkan di k0ntolku. Cairan ini membuat permainanku ingin cepat berakhir karena sangat licin dan Ahhhhkkkkkkkk Ahhhkkkkkk, aku teriak sekencang kencangnya sambil menaikturunkan pinggul perempuan itu dgn sangat cepat.

CrooottttCrooottttt, burungku akhirnya mengeluarkan cahaya putih yg sangat banyak. Kurasakan bahwa aku menyemburkannya 7 kali di dalam liang memek perempuan tersebut.

Setelah beberapa saat, tanganku mulai berhenti dan melepaskannya. Aku pun terasa sangat lemas. Aku memejamkan mataku dan aku pun tertidur. Di detik terakhir, aku hanya merasakan bahwa perempuan itu tertidur di pangkuan dadaku.

Setelah matahari terbit di pagi hari, aku pun pelan-pelan membuka mataku. Aku masih bingung apakah kemarin aku bermimpi atau tdk. Aku pun menengok kiri dan kanan untuk mengetahuinya. Ternyata aku tdk mimpi dan aku melihat ada wanita sedang merapikan bajunya dan siap untuk pergi.

Sayang, kau mau ke mana? Tanyaku.

Dia hanya tersenyum dan pergi keluar. Aku pun tidur lagi karena aku benar-benar kecapean. Sejak kemarin aku selesai kerja, aku tdk istirahat. Aku bangun lagi setelah segar dan memakai kembali pakaianku. Setelah selesai, aku pun keluar dgn bagasiku. Aku melihat pintu nomor yg ditempel di pintu dan ternyata aku benar-benar salah. Ruanganku ada di sebelah. Aku taruh barang-barang di kamarku dan keluar.

Pada saat aku keluar dan berjalan di lorong, aku melihat ada pembersih ruangan berjalan menuju ke sini. Aku pun senyum  ke pembersih laki-laki itu. Aku melewati pria itu dan mendengar suara pintu terbuka. Aku menengok sebentar dan aku kaget karena pintu yg dibuka adalah ruangan yg aku tidur bersama perempuan kemarin. Aku bergegas kembali ke sana dan menghentikannya.

Tunggu dulu pak, jangan dibersihin ruangan ini.Ah? Pria it

sepertinya bingung.
Ruangan ini kan sdh check out tadi pagi. Lanjut pria itu.
Emangnya ini ruangan bapak? Lanjut lagi dgn pertanyaan.

Aku bingung sekaligus kaget karena wanita yg bersetubuh dgnku pergi begitu saja tanpa pemberitahuanku.

Tdk pak, aku pikir itu ruangan saya. Aku jawab setelah mengetahuinya.

Aku pun keluar hotel dgn menyesal dan pergi makan siang. Sisa liburanku hanyalah hampa karena aku sendiri di dalam hotel sambil menyedih hati berbaring di ranjang.

Categories
WhatsApp chat